Edisi Rabu, 12 Maret 2014

DSC_0459Kepala Bappeda Kota Palu mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Masyarakat Kota Palu yang telah memberikan sumbangsihnya di kolom rubrik ‘Masyarakat Bertanya Bappeda Menjawab’ pada media Harian Radar Sulteng, yang pengharapannya semata-mata demi kemajuan pembangunan di Kota Palu.

Berikut jawaban Tim Bappeda Kota Palu dari berbagai kritik dan saran masyarakat yang telah diterbitkan oleh Harian Radar Sulteng pada edisi Rabu, 12 Maret 2014.

  1. Untuk menjawab saran, kritikan, komentar dari masyarakat yang berkaitan dengan ke-PU-an oleh pihak Dinas PU Kota Palu, Bapak Rahmat Kawaroe, telah menyampaikan penjelasan secara teknis dan terinci ketika pelaksanaan Musrenbang Kota pada tanggal 4 Maret 2014 yang dihadiri oleh semua Lurah dan perwakilan masyarakat dari 8 kecamatan dan 45 kelurahan, serta dari beberapa SKPD Kota Palu. Khusus untuk jalan I Gusti Ngurah Rai yang presentase penyampaian keluhannya begitu banyak telah kami sampaikan bahwa pada tahun anggaran 2014 Dinas PU Bina Marga Propinsi akan menangani perbaikan dan peningkatan jalannya, yang pada saat ini masih dalam tahapan pelelangan, sehingga dibutuhkan kesabaran masyarakat atas proses tersebut. Juga untuk beberapa ruas jalan yang disampaikan dalam rubrik masyarakat bertanya bappeda menjawab semuanya akan menjadi perhatian serius bagi Dinas Pekerjaan Umum, yang pengerjaannya berdasarkan kapasitas pembiayaannya yang tersedia di Pemerintah Kota Palu.
  2. Berkaitan dengan sistem drainase mulai tanggal 1 April Pemerintah Kota Palu akan melaksanakan kegiatan padat karya perkotaan di 45 kelurahan yang mengorientasikan pekerjaannya pada pemeliharaan dan pembersihan saluran.
  3. Mengenai penanganan masalah pasca banjir/bencana di Kelurahan telah diidentifikasi dan didata oleh pihak Dinas PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu yang diupayakan dapat ditangani melalui pembiayaan BNPB secara menyeluruh yang meliputi wilayah Kota Palu dengan dana kontijensi.
  4. Terkait pembangunan kawasan Jalan Gajah Mada telah disampaikan kepada Dinas Tata Ruang untuk memperhatikan garis sempadan jalan terhadap bangunan dan faktanya hari ini beberapa bangunan hotel maupun pertokoan telah mengikuti sempadan dimaksud.
  5. Untuk penggunaan bahan bakar solar bersubsidi yang digunakan oleh kegiatan penambangan galian C merupakan informasi bagi Hiswana Migas untuk menertibkan anggotanya.
  6. Penjelasan berkaitan dengan pemotongan uang parkir bagi PNS di Kota Palu kebijakannya hanya diterapkan bagi PNS yang mempunyai kendaraan dan yang telah dipasang tanda bebas parkir, demikian penjelasan dari Dinas Perhubungan Kota Palu.
  7. Untuk sisa galian pemasangan lampu merah di perempatan Jalan Kelor, Jalan Palola, Jalan Manggis, dan Jalan Kunduri kami teruskan ke Dinas Perhubungan Kota Palu untuk segera mendapat perhatian.
  8. Demikian pula untuk pemasangan Lampu Jalan di beberapa titik yang mempunyai potensi kerawanan akan menjadi perhatian dan diteruskan kepada dinas teknis terkait.
  9. Berkaitan dengan penertiban pemasangan tenda di jalan juga telah disampaikan kepada para Lurah untuk tidak menjadikan rekomendasi mereka sebagai bentuk izin penutupan jalan, tetapi harus diteruskan kepada pihak Polantas untuk mempertimbangkan izin dimaksud.
  10. Kepada masyarakat yang membuka usaha perbengkelan maupun usaha lainnya yang akan berpengaruh terhadap kelancaran lalu lintas telah dikeluarkan suatu aturan untuk memenuhi analisis dampak lalu lintas (Amdalin) sementara untuk kasus Jalan Manggis akan kami teruskan ke Dinas Perhubungan Kota Palu.
  11. Berkaitan dengan pemasangan iklan, promosi dan lainnya dengan menggunakan pagar, tembok milik masyarakat kelihatannya sudah menjadi keluhan banyak orang, untuk itu telah disampaikan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota untuk segera menertibkan keluhan dimaksud melalui penguatan Lurah dan RW serta RT setempat.
  12. Untuk Tempat Pemakaman Umum, Pemerintah Kota Palu telah menyediakan TPU Poboya yang sudah diperhitungkan dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama dan tidak akan terganggu oleh perkembangan permukiman Kota Palu. Untuk itu bagi masyarakat yang merasa sudah kesulitan mendapatkan tempat di TPU Pogego dan Talise dapat memanfaatkan TPU Poboya dimaksud.
  13. Untuk PNS yang berkeliaran pada waktu jam kerja begitu pula anak pelajar SMP dan SMA akan diteruskan informasinya, kepada BKD Kota Palu untuk PNS dan Dinas Pendidikan Kota Palu untuk Pelajar.
  14. Untuk Sistem Jaminan Kesehatan Nasional yang telah di mulai per 1 Januari 2014, Pemkot Palu melalui Dinas Kesehatan telah bekerja sama dengan PT. Askes untuk mensosialisasikan perubahan Jamkesmas ke Jaminan Kesehatan Nasional dan itu akan lebih diperluas sampai ke tingkat Kelurahan.
  15. Berkaitan dengan penyandang masalah sosial baik itu pengamen maupun pengemis telah disampaikan kepada Dinas Sosial Kota Palu untuk segera melakukan penertiban dan pembinaan.

Bappeda Kota Palu berterima kasih atas penyampaian informasi masyarakat melalui media ini, mudah-mudahan upaya respon cepat dari SKPD terkait dapat dilakukan sesuai dengan kewenangan dan tugas pokok masing-masing.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*