Bappeda Kota Palu Berproses dan Berdinamisasi Dalam Kegiatan RPJMD

Dalam rangka memperkuat isyu kebencanaan dan ketahanan iklim dalam dokumen perencanaan pembangunan lima tahunan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Palu, melaksanakan giat bertajuk Forum Konsultasi Publik khusus isyu kebencanaan

Hadir dalam pertemuan tersebut seluruh organisasi perangkat daerah, LSM, aktivis penggiat kebencanaan, para camat se kita palu.

Acara diifasilitasi oleh Yayasan Care Peduli, bertempat di kampung nelayan selama tiga hari yang berakhir pada Senin 05-04-2021 pukul 13.00 wita.

“Bappeda ingin, sedari awal isyu kebencanaan dan perubahan iklim bukan hanya sebagai isyu pelengkap semata atau flavour isyu semata, namun benar benar bisa sebagai mainstreaming pelaksanaan pembangunan, karenanya dalam dokumen perencanaan isyu kebencanan sudah dibicarakan dari tahap tujuan, sasaran, startegi dan arah kebijakan” jelas ibnu Mundzir, selaku Kabid. Data dan Informasi Bappeda Kota Palu.

Dijelaskan Ibnu, bahwa kegiatan rancangan awal RPJMD yang sementara berproses ini, hanya bersifat konsultasi dan Focus Group Discussion terlebih dahulu.

Kemudian setelah acara ini akan ditindaklanjuti dengan kerja studio yang lebih teknis, untuk membedah dan menyusun kembali berbagai masukan yang telah ada dalam 2 hari pelaksanaan kegiatan ini, kedalam struktur dan teknis penyusunan RPJMD sesuai permendagri 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi ranperda tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

“Kami wajib mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi terhadap kegiatan ini, seperti dari Yayasan Care Peduli yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini”, urainya.

Semoga pembuatan rencana awal RPJMD bisa semakin mendekati hal yang diharapkan, seingga pada saat musrenbang rancangan awal bisa semakin baik lagi.

Harapannya, pelaksanaan kegiatan ini, yaitu memasukan unsur kebencanaan dan perubahan iklim sebagai mainstream dalam dokumen perencanaan yang bersifat strategis bisa menjadi semacam inovasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Sebab setiap daerah bisa menstreaming tema pembangunannya, yang diperoleh baik secara teknokratis, partisipatoris, bottom up dan Top Down atau malah bersifat politis” ujar Ibnu Mundzir mengakhiri pembicaraan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*