Volume Sampah Terus Meningkat, DKP Kota Palu akan usulkan 10 Kendaraan Operasional

DSC_0305Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Palu mengusulkan menambah 10 kenderaan operasional angkut sampah di tahun 2014, seiring meningkatnya volume sampah di Kota Palu.

Sumardi selaku Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Palu mengatakan, kebutuhan kendaraan truk pengangkut sampah dan kendaraan oprasional lainnya cukup mendasar. Sehingga perlu disegerakan penambahan 10 unit kendaraan operasional, khususnya truk pengangkut  sampah. Jumlah produksi sampah setiap hari di Kota Palu semakin hari semakin meningkat, sementara jumlah kendaraan operasional tidak sebanding dengan banyaknya sampah yang ada saat ini. Ditambah lagi, kurangnya kependulian warga membuang sampah pada tempatnya, sehingga petugas di lapangan terus bekerja ekstra.

”Dengan jumlah mobil operasional pengangkut sampah saat ini yang hanya berjumlah 22 unit dan kondisinya juga sudah tua, tidak bisa memaksimalkan kinerja petugas di lapangan,” ujar Sumardi.

Untuk itu, Beliau mengajukan dibutuhkan sekurang-kurangnya 10 unit lagi kendaraan pengangkutan sampah, termasuk 1 unit mobil pemangkas pohon dan 1 unit truk tangki penyiram tanaman.

”Saya sudah ajukan proposal kepada Gubernur Sulawesi tengah tentang penambahan kendaraan oprasional tersebut tinggal menunggu hasilnya saja,” katanya.

Sumardi juga menyayangkan, masih banyak warga Kota Palu yang belum mempunyai kesadaran dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. Hal ini terlihat dengan masih banyaknya warga yang membuang sampah bukan di tempat pembuangan sampah yang telah disiapkan seperti bak kontainer/truk sampah. Meskipun sudah ada himbauan agar warga membuang sampah ke tempat yang telah disediakan pada waktu yang ditentukan, namun masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan,

“Padahal truk pembuangan sampah sudah disediakan tapi masih banyak warga yang membuang sampah di tempat lain. Ini menandakan masih kurangnya kepedulian masyarakat tentang kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*