DISKUSI PENDAMPINGAN SOSIAL OLEH LPPM UNTAD DAN PEMERINTAH KOTA PALU

BAPPEDA PALU – Dalam rangka optimalisasi penanganan bencana di Kota Palu pasca bencana 28 september 2018 maka Pemerintah Kota Palu bersama LPPM UNTAD akan melaksanakan pendampingan sosial pasca bencana.

 

Pertemuan tersebut dilaksanakan pada kamis, 29 Agustus 2019 di ruang rapat LPPM UNTAD yang dihadiri oleh Pemerintah Kota Palu yang terdiri dari BAPPEDA Kota Palu, BPBD Kota Palu, Dinas Sosial Kota Palu, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palu, Kementerian Agama Kota Palu, Lurah Tondo, Lurah Kayumalue Pajeko, Lurah Tipo, Lurah Duyu dan Perwakilan RT/RW di Kelurahan.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bekerjasama dengan Universitas Tadulako. Bentuk bantuan yang akan diberikan berupa dana stimulan sebesar 30 juta/kegiatan dengan sasaran kegiatan meliputi aspek agama, kesehatan, pendidikan, sosial budaya dan cagar budaya. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan pada bulan September 2019.

Pada pertemuan tersebut disepakati bentuk dan lokasi kegia

tan yaitu Kecamatan Mantikulore dengan lokasi di Kelurahan Tondo penekanannya pada aspek keagamaan, dengan sasaran berupa kegiatan memberdayakan kembali Majelis Taklim dan Tempat Pengajian Anak (TPA) yang vakum setelah kejadian bencana alam.

Kecamatan Palu Utara dengan lokasi di Kelurahan Kayumalue Pajeko penekanannya pada aspek sosial budaya, dengan sasaran berupa kegiatan memberdayakan kembali karang taruna yang vakum setelah kejadian bencana alam.

Kecamatan Ulujadi dengan lokasi di Kelurahan Tipo penekanannya pada aspek pendidikan, dengan sasaran berupa kegiatan pendidikan inklusi di sekolah-sekolah yang berada diwilayah Kelurahan Tipo.

Kecamatan Tatanga dengan lokasi di Kelurahan Duyu penekanannya pada aspek keagamaan, dengan sasaran berupa kegiatan memberdayakan kembali Majelis Taklim yang vakum setelah kejadian bencana alam.

Diharapkan setelah pertemuan tersebut para Lurah dapat mengkonsolidasikan masyarakatnya agar pengelolaan dana tersebut dapat dikelola dengan transparan dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat yang terkena dampak langsung bencana setahun yang lalu, ungkap Nawawi mengakhiri pembicaraan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*