KERJASAMA PENGELOLAAN SAMPAH : Walikota Boras Teken LOI di Palu

ulriksverigePALU- Kerjasama pemerintah Kota Palu dengan Kota Boras-Sweeden terkait pengelolaan sampah, kini sudah masuk pada penandatanganan Letter of Intent (LoI). Penandatangan tersebut berlangsung di ruang rapat kantor Walikota Palu, Jumat (12/02).

Kedatangan Walikota Boras-Sweeden, Mr. Ulrik Nilson, dalam rangka penandatanganan LoI itu merupakan lanjutan pertemuan sebelumnya pada tanggal 15 Februari 2009 lalu, di Sweeden.

“Selaku pemerintah, kami menyambut baik, itikad yang ditunjukan oleh Pemkot Boras kerajaan Swedia. Lewat kerjasama dalam pengembangan teknologi dan penelitian pengelolahan sampah ini, kami berharap dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Walikota Palu, Rusdy Mastura, saat memberi sambutan.

Menurut dia, jika hal ini terus diupayakan dan dikembangkan, maka kedepan sampah tidak lagi menjadi sesuatu yang menakutkan dan merugikan.

“Banyak contoh yang dapat kita lihat di berbagai daerah, yang mampu membangkitkan dan mengembangkan industri kebutuhan rumah tangga yang berbahan baku sampah,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Boras-Sweeden Mr.Ulrik Nilson mengatakan, menjalin kerja sama saat ini atau pun di masa akan datang, manfaatnya sangat baik, karena tujuannya mempersatukan manusia. Dengan adanya jalinan kerjasama tersebut, pihaknya berharap ada sesuatu yang baik dan berarti bagi Indonesia, khususnya bagi Kota Palu.

“Kami semua mendambakan Kota Palu dapat menjadi bersih, aman dan sehat bagi kelangsungan dan kehidupan anak-anak kita mendatang,” katanya.

Untuk diketahui, saaat ini ada empat provinsi yang mendapat kepercayaan kerja sama dengan Pemkot Boras-Sweeden, di antaranya Kabupaten Suleman dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kota Palu dan Universitas Tadulako.

Sumber : Media Alkhairaat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*