SKPD Pemkot akan Dirombak

Mengacu pada PP Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan dilakukan perombakan atau perubahan struktur organisasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Sekretariat Daerah Pemkot Palu, Drs. Wajib M.Si yang diwakili oleh Kasubag Kelembagaan, Moh. Affan SH, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/11).

Dia mengatakan, selain merujuk pada PP nomor 18 tahun 2016 tersebut, hal ini dilakukan untuk keefektifan kinerja perangkat daerah itu sendiri. Selain itu, lanjut Affan, untuk kesinkronan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam melaksanakan program-program kerja.

Saat ini, sambungnya, proses pembentukan dan susunan perangkat daerah (SKPD) khususnya di jajaran Pemkot Palu itu sendiri telah dalam tahap perampungan.

“Insya Allah akhir November 2016 ini, semua tahapan, mulai dari pembentukan sejumlah perangkat daerah, sudah rampung. Tinggal penyusunan struktur organisasi perangkat daerah dan pengisian jabatan dalam pembentukan sejumlah perangkat daerah tersebut,” terangnya.

Dan tentunya, paparnya, jika semua tahapannya telah rampung, maka awal 2017 mendatang sudah mulai berjalan sesuai dengan pembentukan sejumlah perangkat daerah yang ada.

Diketahui, jelasnya, dengan adanya perubahan pembentukan sejumlah perangkat daerah yang mengacu pada PP nomor 18 tahun 2016 ini, ada sejumlah dinas, badan maupun kantor nantinya akan berdiri sendiri.

Bahkan juga, kata Affan, ada beberapa instansi yang digabung menjadi satu.
“Ada juga dinas yang dibagi menjadi dua instansi,” tuturnya.

Seperti, ujarnya, DPPKAD. Instansi tersebut akan dipisahkan menjadi dua instansi, yaitu menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta Badan Pendapatan Daerah.

Selain itu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) akan disatukan dengan Dinas Kebersihan. Dan BLH itu sendiri tak ada lagi. Karena telah digabungkan bersama Dinas Kebersihan. Tak hanya itu, ada juga beberapa instansi yang berubah status.

“Misalnya, kantor pemadam kebakaran akan berubah status menjadi Dinas Pemadam Kebakaran. Dan masih banyak lagi instansi yang akan berubah struktur organisasinya. Bahkan juga ada instansi baru yang terbentuk,” tandasnya.

Intinya, tambahnya, ini masih dalam tahap perampungan.

“Ini akan terlihat pelaksanaannya di awal 2017 mendatang,” pungkasnya. (Harian Umum Radar Sulteng/sur)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*