Kajian Strategis Pemerintah Kota Palu dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Indonesia bersama-sama dengan sembilan negara yang lain sepakat untuk membentuk kerjasama yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA yang beranggotakan Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Komitmen MEA adalah mewujudkan masyarakat ASEAN menjadi “satu Visi, satu Identitas, satu Komunitas.” Hal ini disepakati terwujud pada tahun 2025, namun mulai berlaku tahun 2016. Masyarakat Ekonomi ASEAN menekankan pada pasar tunggal yang terbuka sesuai blueprint yang berisi empat patokan MEA yaitu: 1) pasar dan basis produksi tunggal, (2) kawasan ekonomi yang sangat kompetitif, (3) kawasan ekonomi dengan pembangunan yang merata (4) kawasan ekonomi yang terintegrasi dengan ekonomi global (lihat Blueprint Masyarakat ASEAN, 2009).

Dari hasil kajian strategis, kesiapan pemerintah Kota Palu dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN yang memuat tiga tujuan utama kajian ini yakni:
1. Untuk mengetahui posisi daya saing Kota Palu secara regional di Sulawesi Tengah dan kawasan timur Indonesia dalam menyambut berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2016.
2. Untuk melihat daya saing ekonomi pembangunan Kota Palu dalam implementasi penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN baik pada basis struktur dan suprastruktur pembangunan Kota Palu.
3. Untuk memberikan rekomendasi strategis perencanaan pembangunan Kota Palu dalam implementasi dan dinamika pemberlakuan MEA.

Kajian secara lengkap dapat dilihat dan diunduh melalui tautan berikut ini:

2 Comments

    • Terima kasih. Semoga kita semua bisa bersama-sama membangun Kota Palu menjadi lebih baik sesuai harapan bapak dan kita bersama. Terima kasih sudah membaca, dan terima kasih sudah menyempatkan diri untuk berkomentar.

      Admin

Leave a Reply to admin Cancel reply

Your email address will not be published.


*