Pasar Inpres Manonda Mulai Dibenahi (6 Mei 2016)

Beberapa titik lokasi di Pasar Inpres Manonda sebagaimana yang diinstruksikan oleh Wali Kota Palu untuk dilakukan pembenahan, Kamis (5/5) mulai dilakukan. Sayangnya, alat berat milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Palu yang hendak meratakan dan membersihkan sampah belum dapat menjangkau di lokasi. Salah satu kendalanya adalah akses jalan yang belum mulus dilalui alat berat maupun armada pengangkut sampah.

Kepala DKP Kota Palu, Sumardi mengatakan, titik lokasi yang akan dijangkau masih terkendala oleh kondisi lapangan yang amsih ditutupi oleh bekas salah satu Ruko yang pernah terbakar.

“Hanya itu salah satu jalan bisa masuk alat berat, tetapi kalau kita paakai alat berat untuk menghancurkan bekas Ruko, dikhawatirkan nanti akan berdampak pada kios-kios pedagang yang masih berada di kiri maupun kanannya. Saya minta kepala pasar dan developer harus meruntuhkannya secara manual,” jelas Sumardi.

Ia menjelaskan, pengerjaan pasar yang direncanakan pada Rabu (3/5) lalu ditunda dan dimulai pada Kamis (4/5).

“Karena masih ada pedagang ikan yang menjual di akses jalan masuk ke pasar, sehingga armada kami langsung pulang,” jelasnya.

Sumardi menyebutkan, pada pengerjaannya, sebanyak 7 kali armadanya harus bolak-balik untuk mengangkut material di belakang Ruko di Jalan Labu.

“Alat kami baru sampai di belakang ruko itu, dan kondisi di lapangan sangat tidak mendukung. Hasilnya ban alat berat tertusuk paku, sehingga harus ditambal. Itu sudah menjadi resiko, dan sekali tambal itu 400 ribu rupiah,” tandasnya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*