Pakai Box Culvert Pracetak Biar Lebih Efektif

Arus lalu lintas di perlintasan di simpang Jalan Monginsidi dan Kartini sedikit terganggu. Tidak seperti biasanya, beberapa hari belakangan ini arus lalu lintas di persimpangan tersebut dialihkan. Pasalnya, sedang berlangsung pemasangan box culvert pracetak pekerjaan drainase.

Pekerjaan tersebut merupakan proyek APBN yang dikerjakan melalui satuan kerja Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi (PAMS) Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulteng. Pekerjaan tersebut satu paket dengan pekerjaan Drainase di Jalan Pattimura yang dikerjakan CV. Kandean.

Pengawas lapangan Usmara, yang ditemui kemarin, mengatakan bahwa pemasangan box culvert pracetak lebih efektif dan menghemat waktu. Pelaksana kontraktor tidak perlu lagi mengecor dan menunggu pengeringan sampai dengan 35 hari.

“Pakai box culvert langsung pasang, hanya tinggal menggali. Tapi sebelum itu, harus dipesan dulu,” jelasnya kemarin (3/12).

Menurutnya, mengingat di perlintasan jalan Monginsidi termasuk arteri primer padat lalu lintas, maka penggunaan box culvert pracetak sangat disarankan. “Ini efektif sekali, agar lalu lintas di kawasan ini tetap lancar. Bayangkan kalau harus dicor dulu, membutuhkan waktu berapa lama,” jelasnya.

Setelah itu, tidak sampai dengan sehari, kontraktor harus menimbun kembali sehingga bisa dilalui oleh kendaraan. Menurut Usmara, jalan yang digali itu akan dikembalikan seperti semula. “Akan dirapikan kembali dan diaspal. Dan permukaannya harus rapi, tidak melengkung seperti punggung kura-kura,” jelasnya.

Pemasangan box culvert kemarin melibatkan instansi terkait, seperti dari Telkom. Karena di setiap area penggalian tersebut terdapat kabel optik bawah tanah. Kemudian Dinas Perhubungan, serta dari Polantas Polres Palu.

Sementara itu, menurut pantauan, selama pekerjaan tersebut lampu lalu lintas (traffic light) di persimpangan tersebut seluruhnya dimatikan. Beberapa ruas jalan ditutup menghindari tumpukan kendaraan. Bagi masyarakat pengguna jalan yang dari Jalan Monginsidi atau dari Jalan Kartini hendak ke Jalan Bali, sebaiknya memimlih arah lain karena di Jalan Bali itu ditutup. Selaini itu, petugas Dishub maupun polisi juga memasang tanda larangan menuju Kartini bawah dan diarahkan berbelok ke Jalan Masjid Raya dan Jalan Tanjung Santigi. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*