PDAM Palu akan Dapat Jatah Air dari Pasigala

PALU — Dalam mengatasi kebutuhan air bagi masyarakat Kota Palu, Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kota Palu akan mendapatkan suplai air yang bersumber dari Kabupaten Sigi yang disebut Palu-Sigi-Donggala (Pasigala), yang dikelola UPT Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tengah.
Direktur PDAM Kota Palu, Isran A. Umar, mengatakan, air merupakan sumber kebutuhan manusia, olehnya kebutuhan air di suatu wilayah harus terus terpenuhi. Untuk mengantisipasi krisis air dengan bertambahnya jumlah penduduk setiap tahun, sumber air Pasigala diharapkan bisa menjadi salah satu pemasok air untuk Kota Palu ke depannya.
Menurut Isran, untuk sumber air Pasigala tersebut Kota Palu akan mendapatkan jatah 80 liter perdetiknya. Nantinya kemungkinan akan disalurkan ke wilayah Bandara Sis Aldjufri, Kelurahan Petobo, Kelurahan Kawatuna, sekitar Jalan Dewi Sartika, dan beberapa pemukiman baru lainnya.
“Nantinya air tersebut akan disalurkan di beberapa wilayah di Kota Palu, termasuk Bandara Sis Aldjufri,” ujarnya.
Isran mengatakan, volume persediaan air dari Pasigala tersebut memiliki kurang lebih 300 liter per detiknya. Adapun rincian pembagiannya, kata Isran, yaitu untuk kota Palu 80 liter per detik, Kabupaten Donggala 160 liter per detik, dan 80 liter per detik untuk Kabupaten Sigi.
Isran menjelaskan, air Pasigala adalah air yang dikelola oleh UPT Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulteng.
“Kita membeli air curah Pasigala tersebut sebesar Rp. 2.200 per meter kubiknya, dan Kabupaten Donggala juga membeli sebesar Rp. 2.200 per meter kubik. Sedangkan untuk Kabupaten Sigi, membeli dengan harga yang sedikit lebih di bawah dari kita,” katanya.*

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*