Paning Parkir Tidak Berlaku di RSUD Undata dan RSU Anutapura, Kepala Dishubkominfo Sebut Tetap Dikenakan Biaya Parkir

PALU — Kendaraan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki tanda Paning atau bebas parkir, ternyata tidak sepenuhnya dinyatakan bebas dari biaya parkir. Masih banyak tempat-tempat yang dapat menarik biaya parkir dari pemilik kendaraan, meski telah menggunakan parkir. Salah satunya di kawasan rumah sakit.
Kadis Dishubkominfo Kota Palu Ajenkris mengatakan ada beberapa rumah sakit yang memang tidak seperti rumah sakit lainnya. Seperti RSUD Undata dan RSU Anutapura. Menurutnya RSUD Undata Palu dan RSU Anutapura Palu merupakan asistensi dari program Badan Pelayanan Umum Daerah (BLUD) sehingga di rumah sakit itu tidak ditempatkan juru parkir resmi dari Dinas.
“Jadi uang hasil pungutan parkir itu masuk ke rumah sakit, atau langsung ke pemerintah, bukan kami. Sehingga jangan kaget kalau juru parkirnya meminta biaya parkir,” jelasnya kepada reporter, Jumat (31/7).
Sementara untuk rumah sakit yang menggunakan sistem perparkiran langsung di bawah pengawasan Dishubkominfo, yaitu RS Budi Agung, RS wirabuana, dan RS Bala Keselamatan (BK). Karena dikatakan Ajenkris, di tiga rumah sakit tersebut ditempatkan juru parkir dari Dinas, sehingga untuk kendaraan yang menggunakan Paning tetap bebas terhadap biaya parkir.
Ajenkris berharap dengan pemberitahuan ini para masyarakat khususnya pengendara yang menggunakan Paning tidak terkejut, jika dimintai biaya parkir oleh juru parkir apabila sedang parkir di kawasan RS Undata maupun RS Anutapura Palu.*

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*