Janji Kepala DKP Kota Palu: Akan Maksimalkan Pengangkutan Sampah Di Kawatuna

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Palu, Drs. Sumardi, terlihat meradang saat dimintai tanggapannya soal sopir armada sampah yang enggan mengangkat sampah di kawatuna. Sumardi mengaku kecewa atas kinerja stafnya yang telah lalai dalam mengawasi kinerja sopir, padahal urusan seperti itu seharusnya bisa di antisipasi.

Sumardi mengatakan, tidak seharusnya urusan sepele seperti ini harus melibatkan dirinya, karena selama ini sudah ada tugas dan fungsi (Tupoksi) dalam pembagian kerja. Ia mengatakan terkait persoalan tidak diangkutnya sampah dikawatuna, baru diketahuinya setelah melihat pemberitaan media yang memberitakan keluhan peserta padat karya yang sampahnya tidak diangkut armada sampah.

“Harusnya ini tidak perlu terjadi, kalau mereka (warga kawatuna, red) menutup jalan ke TPA, mau lewat mana lagi, sementara pembuatan TPA itu anggarannya cukup besar, tentu persoalan baru lagi kita hadapi,” bebernya saat ditemui dalam rangka sosialisasi 3R di Gedung Balai pertemuan Kawatuna, Kamis (12/3).

Tidak mau hal serupa terulang lagi, Sumardi mengaku telah memanggil Kabid Pengangkutan Sampah Abd Kadir SH MH, dan Kasi Pelayanan dan Pengaduan La Handita, yang kemudian memerintahkan agar segera menunjuk dan membuat surat tugas, terkait mobil mana yang ditugaskan khusus mengangkut sampah di kelurahan Kawatuna.

Sumardi menambahkan persoalan tidak terangkutnya sampah dikawatuna, bukan sepenuhnya kesalahan sopir, melainkan kelalaian yang dilakukan pegawainya yang tidak melakukan pengawasan secara maksimal. Sumardi juga menjelaskan bahwa selama ini pengawas Padat Karya juga tidak pernah mengadukan langsung ke pihak DKP khususnya kepada dirinya. Padahal kata sumardi dirinya telah menitipkan nomor handphone ke setiap kelurahan.

“Apabila hal serupa masih juga terjadi, tentu kami akan memberikan tindakan tegas kepada sopir yang bersangkutan,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*